Rabu, 18 Januari 2017


Sedikitnya 44 pelajar yang bolos sekolah, kemarin (17/1), terjaring razia gabungan Polres OKU dan Sat Pol PP OKU. para pelajar tersebut terjaring razia di berbagai tempat. Diantaranya di warung internet (warnet), rental Playstation (PS), lapangan Korpri, dan jembatan Ogan IV.
Pelajar yang terjaring razia kemarin tak bisa berbuat banyak ketika petugas menarik mereka ke mobil. Namun, ada juga beberapa pelajar yang mencoba mengelabui petugas dengan masuk ke toilet dan mengganti seragam.
“Ini razia penertiban cipta kondusif,” kata Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui KA SPKT Polres OKU Ipda Charlie yang memimpin razia pelajar ini.
Setelah merazia warnet, petugas gabungan juga menyisir rental PS. Kemudian penertiban juga dilanjutkan ke lokasi yang biasa menjadi tempat nongkrong para pelajar seperti lapangan Korpri dan jembatan Ogan IV.
Di lapangan korpri dan jembatan Ogan IV, petugas mengamankan seorang pelajar yang berinisial Mn. Pelajar 17 tahun tersebut diamankan karena membawa sebilah senjata tajam (sajam).
Mn diamankan karena petugas curiga dengan gerak-geriknya. Ketika diperiksa, petugas berhasil menemukan sebilah sajam yang disimpan di bawah jok motornya.
Pelajar yang terjaring razia selanjutnya diamankan di Polres OKU untuk didata dan diberi pembinaan. “Setelah itu, kita akan panggil orang tuanya,” kata Charlie.
Menurut salah satu pelajar yang terjaring razia, ia bolos sekolah karena telat datang ke sekolah. “Mau pulang lagi ke rumah takut kena marah. Jadi sambil ngabiskan jam belajar, aku di luar,” katanya.
Sementara itu Kepala Disdikbud OKU Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi SE MT M.Si mengaku sangat prihatin dengan pelajar yang membolos dan bermain game di warnet saat jam belajar berlangsung. Kondisi ini menjadi potret buram dunia pendidikan di Kabupaten OKU. “Saya sangat sesalkan dengan kondisi ini. Apalagi ada pelajar yang membawa sajam,” ungkap Tarmizi.
Ia mengungkapkan, warnet semakin malam semakin ramai dikunjungi anak – anak usia pelajar. Terkait hal tersebut, Tarmizi mengatakan Disdikbud juga akan melakukan razia dengan polisi maupun Sat Pol PP.
“Sekolah harus memberikan bimbingan kepada murid yang terjaring razia dengan memanggil para orang tua siswa. Hal ini dilakukan sebagai efek jera pada para pelajar, sekaligus untuk memperingati pemilik warnet,” ungkapnya.
Mengenai sanksi untuk siswa yang terjaring razia gabungan, lanjut Tarmizi, merupakan wewenang sekolah. Sehingga Disdikbud OKU, katanya, hanya memberikan pengarahan. “Disdikbud hanya memberikan arahan kepada siswa sebelum diserahkan ke pihak sekolah. Nanti, pihak sekolah yang akan memberikan sanksi,” ungkapnya.

Tarmizi juga berpesan kepada pihak sekolah untuk tidak membiarkan ada kelas yang kosong tanpa guru yang menyebabkan siswa keluar sekolah saat jam pelajaran berlangsung. “Kalaupun gurunya tidak ada, siswa tetap diberikan tugas atau diisi dengan guru yang lain untuk mengawasi,” pungkasnya.

Kamis, 12 Januari 2017



Belum lama ini Desa Battu winangun kecamatan lubuk raja mengadakan acara pisah sambut antara PJ. Kades Taufik STP.MM dan Kades terpilih Selamat Parida disaat acara pisah sambut masih di pimpin Camat Lubuk Raja Tetty Verawati, SSTP. Acara tersebut di hadiri Anggota DPRD OKU dan Para Kades Se Lubuk Raja.
Dalam sambutan Kades Baru Selamet Parida mengajak seluruh warga untuk kerja sama yang baik dan iklah dari pembangunan Desa Battu Winangun harus sama sama di dukung harapan serta untuk kedepan harus lebih baik lagi di Battu Winangun Desa Kita tidak akan maju , kata Selamet.
Arahan Camat Lubuk Raja Tetty Verawati, SSTP saya tidak panjang lebar karena pak Selamaet ini tidak usah lagi di ajari karena pernah menjadi Kades hanya pesanku Kompaklah dalam tugas dan hati hati dalam menggunakan dana karena semua di pantau oleh pendamping desa saya harapkan Desa Battu Winangun kedepan lebih baik lagi dan mudah – mudahan pak Selamet bertugas Tetty Mengakhiri.
Ridar Hari Yuwono, SE. anggota DPRD OKU, saya mengucapkan terimakasih atas kerja keras Mas Taufik STP. MM selama 8 bulan menjadi Pj. Kades Desa Battu Winangun dan selama tugas sangat bagus momong warga juga bagus yang jelas saya juga harapkan Kades Battu Winangun juga lebih bagus terutama kinerjanya dan kinerja yang baik akan terus di tunggu warga , semoga Battu Winangun lebih maju lagi kata Ridar. 

Bapak. SEMAUN NAIDU, S.Pd, M.Pd guru cerdas asal SDN 29 OKU memang patut mendapat penghargaan yang tinggi dari Pemkab OKU dalam ilmu pendidikan.
Bapak SEMAUN NAIDU menceritakan tentang awal sebagai guru dari tahun 1991 awalnya honor dianggkat menjadi PNS tahun 1997 saat itu masih di Desa Memakau Ilir Kec. Sinar Marga Kab. OKU Selatan, Tahun 2002 saya pindah di SDN 29 OKU sampai saat ini jadi saya mengabdi sudah 26 tahun, anak 2 orang yang anak ke 1 saat ini sudah nyusun sekripsi dan saya sejak di SDN 29 selalu mendapatkan prestasi dan mendapatkan prestasi dalam agama, Juara 1 tingkat kabupaten, juara 1 tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan juara 1 tingkat nasional 2015 untuk kabupaten saya diberi hadiah Umroh ke tanah Suci desember 2015. Untuk tingkat Provinsi saya diberi hadiah Study Banding ke malang Jatim, untuk tingkat Nasionalnya saya kuliah singkat selama 21 Hari Di Australia (Melberm) dalam pengembangan guru provinsi guru SD.
Kegiatan saya selain mengajar saya terpilih menjadi Kadus Diklat Cab dalam bidang keperamukaan, saya kembali terpilih 2016-2021 serta wakil ketua Bidang Keuangan SARANA dan Prasarana, KWAR CAB OKU, jumlah peserta wakil dari Indonesia ke Australia ada 26 Orang, lain bidang Australia kuat dengan :
1.      Budaya
2.      Pendidikan
3.      Kebijakan
Di Negeri keguruan itu masyarakatnya menjenjang tinggi budaya dan menghargai orang lain . menghargai para pahlawan untuk tingkat pendidikan tingkat sekolah dasar sampai menengah tidak ada ijazah yang ada kalau sudah di menengah atas, karena akan melanjutkan keperguruan tinggi.
Australia memang dari desa sampai kota PHBSnya semua berjalan dengan baik dan terbiasa dalam kebersihan Pemerintah Australia itu memang segala tindakan menggunakan kebijakan yang mengharuskan di terapkan agar para warga masyarakat tetap aman rukun, serta warganya mau kompak dan bersatu dan kebijakan harus mempunyai prosedur serta hukum yang di tegakan dengan bagus.
Semoga di SDN 29 ini akan saya terapkan seperti di Negara Kangguru tetapi caranya bertahap, misalnya mengganti cat warna yang di sukai dalam ruangan, agar natinya anak-anak bisa merasakan nyaman dan seperti di ruangan rumahnya sendiri, karena menata itu semua dengan merehap itu lebih sulit dari pada membangun. Kata Semaun. 

Sejarah jangan dilupakan agar generasi tetap mengenang siapa peran dalam sejarah itu, maka jangan sekali-kali melupakan sejarah.
            Sugito Kades Karya Mukti menjelaskan tentang kepala Desa Pertama Tahun 1986-1991. 1991-1998 di pimpin H. Asep S thun 1999-2000 dipimpin Haidar tahun 2000-2005 dipimpin Suwarno tahun 2006-2013 dipimpn H. Nurwidodo dan PILDES Tahun 2014 dimenangkan sugito maka jadi Kades Karya Mukti dari tahun 2014 sampai saat ini.
            Karya mukti lahir tanggal 20 Desember 1986 jumlah KK asli 497 saat itu jiwa baru 2176 untuk saat ini sudah mencari 1326 KK jumlah jiwa sudah mencapai 4626 orang dalam acara HUT Desa Karya Mukti.
1.      Mengadakan do’a bersama tujuan agar hidup rukun dan aman serta sejahtera jauh dari balak.
2.      Menampilkan kesenian yang ada di Desa Karya Mukti antara lain :
-          Jaipong (Seni Pasundan)
-          Reog Ponorogo
-          Kuda Lumping
-          Hadra ada 3 kadus
Harapan saya Desa Karya Mukti dan para penghuninya selalu dalam lindungan Allah, acara di halam kantor Desa Karya Mukti dan dihadiri warga yang antusias menyambut Hut Desa Karya Mukti, Kata Sugito

73 klub mengikuti turnamen bola volly tingkat desa lekis rejo, sambutan dari kepala desa lekis rejo sularno menyatakan bahwa Olahraga memang harus di galakkan di setiap desa untuk mengurangi kegiatan negative maka jadilah pemuda yang selalu positif dan kreatif, saya terimakasih kepada panitia penyelenggara turnamen ini yang di pimpin saudara Hadi saya harapkan desa – desa yang lian bisa ada kegiatan karena untuk mengurangi kegiatan yang tidak baik tapi dengan adanya olahraga ini akan menjadi pemuda yang positif serta contoh yang baik karena saat ini sudah banyak pemuda pemudi yang terjerumus barang haram atau narkoba untuk itu ayolah kita berolahraga demi kesehatan dan perlu saya sampaikan lekis rejo cup ini selama 1 bulan dengan sistim gugur jumlah 73 club di antaranya putra 51 club putri 20 club mudah – mudahan di tahun yang akan datang akan lebih baik dan meriah dan hadiahnya akan lebih menarik , asalkan terpenting kekompakan dan kesatuan dan kebersamaan kita terus kita jalani demikian Harapan


            Baru-baru ini Wardi Kades Desa Batumarta II Kec. Lubuk Raja, meneruskan TPA Miftahul Musta’qin Alimin Dusun Air Jati.
            Dalam pembangunan TPA ini harus didasari Iman yang kuat niat yang ikhlas, apabila tidak punya pondasi iman yang kuat semuanya akan ambruk dan anak bangsa yang dicetak tidak akan berhasil, yang jelas harus ada dasar ilmu amal dan uman, itu sebagian iman kita, gunakanlah TPA ini sebaik-baiknya, rawaqtlah dan dengan berdirinya TPA ini agar anak-anak tidak buta aksara Al-Qur’an, kepada para wali murid saya harapkan ada semacam iuran, agar para Ustad/Ustadzah bisa mendapat upah lelah, saya selaku Kades mengharapkan dan nantinya bisa kerja sama dengan Kadus Dusun Air Jati Jumaroh.
            Di samping peresmian TPA, Wardi Kades Btm II memberikan SK Kepala Dusun baru yaitu Dusun Mekar Jati yang dipimpin Tarmuji mudah-,udahan di tahun mendatang Dusun Mekar Jati juga ada TPA Asal anggaran nati akan kami lihat dulu tahun anggaran tahun 2017 atau 2018 mendatang, kata Wardi.
            Penjelasan ketua TPA Dusun Air Jati Tumino, S.Pd sebenarnya TPA ini sudah berdiri 9 Tahun yang lalu :
Gedung TPA ini dengan ukuran 6x12, Dana APBN, 2016 2 Lokal Belajar, jumlah 121 santri, putra 69, putri 13. Tanah tersebut dari Bapak Ridwan dengan ukuran 20x20 m

Rabu, 11 Januari 2017


Para guru dan kepala Tata Usaha (TU) PNS SMA/SMK di Kabupaten OKU harus ekstra bersabar. Hingga kemarin, sekitar 603 guru dan kepala TU SMA/SMK belum menerima gaji Januari 2017.
Hal itu disebabkan, ada sembilan daerah di Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten OKU, belum menyerahkan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) gaji dari BPKAD kabupaten ke BPKAD provinsi.
Sementara, sejak SMA/SMK diambil alih ke pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten OKU sudah memutus gaji para guru. Di sisi lain, akibat belum ada SKPP, pemerintah provinsi belum bisa mencairkan dana untuk gaji guru karena dikhawatirkan pembayaran gaji guru akan dilakukan dua kali, dari pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
“Sampai sekarang kami belum menerima gaji. Biasanya kami gajian setiap tanggal satu. Paling lambat gaji dibayarkan tanggal tiga,” kata salah satu guru SMA, Amran, kemarin (9/1).
Namun ia masih beruntung, Amran telah menerima tunjangan sertifikasi pada akhir Desember 2016 lalu. Sehingga dana tersebut masih bisa untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan yang sangat mendesak. “Penerimaan gaji berlangsung lancar hingga akhir tahun lalu,” tambah Amran.
Pelimpahan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi diatur dalam Undang-Undang (UU) No 23/2014 tentang pemerintah daerah dan surat edaran Menteri Dalam Negeri nomor 120/253/Sj tentang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah.
Dalam UU tersebut dijelaskan, seluruh aset dan wewenang yang dalam pengelolaan SMA/SMK yang saat ini dilakukan pemerintah kabupaten mulai 2017 diambil pemerintah provinsi. Akibat pelimpahan ini, maka aset Pemerintah Kabupaten OKU yang juga ikut pindah tangan senilai Rp39 miliar lebih.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten OKU Hanafi mengatakan, ia sudah menandatangani SKPP sejak 5 Januari lalu. “Paling lambat penandatanganan dilakukan 13 Januari mendatang dan sudah diterima para guru yang bersangkutan. Selanjutnya pihak guru yang menyerahkan ke pemerintag provinsi,” terangnya.
Bila kemarin guru SMA/SMK belum menerima gaji, maka lain halnya dengan guru (TK/SD/SMP sederajat) dan pegawai yang berstatus sebagai pegawai Pemerintah Kabupaten OKU. Para pegawai dan guru tersebut telah menerima gaji Januari 2017.
Walaupun Hanafi pencairan gaji sudah dilakukan kemarin, namun hingga jam kerja berakhir, belum ada SKPD yang mengambil Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). “Padahal sudah saya tunggu sejak pagi,” ungkap Hanafi.

Seandainya jika kemarin SKPD mengambil surat tersebut, dipastikan siang kemarin gaji pegawai sudah bisa diterima. Sejak pagi kemarin, SP2D sudah ia tandatangani namun belum diambil SKPD. (gsm/stf)

Like Fan Page Kami

Total View

Headline

Popular Posts

Blog Archive